. . . . . .

Membuat rumah Kancing dan Pemasangan



Kancing
 Kancing dan rumah kancing dipakai untuk menutup belahan yang terdiri atas 2 lapis yang bertumpukan yaitu pada bagian kiri dan bagian kanan busana. Pemasangan kancing pada umumnya di bagian tengah muka, tengah belakang dan ada juga yang disisi ataupun pada bahu, letaknya tersebut disesuaikan dengan desain.
 Untuk busana wanita letak belahan yang bagian kanan diatas dan bagian kiri dibawah atau rumah kancing terletak sebelah kanan dan kancing baju terletah disebelah kiri. Sedangkan untuk pria belahan bagian kiri diatas dan belahan bagian kanan dibawah (kebalikan dari letak belahan pakaian wanita).
 Posisi rumah kancing ada yang memanjang dan ada melebar/membujur, tergantung jenis belahannya. Belahan yang pelapisnya mengarah kedalam, rumah kancingnya dibuat melebar, sedangkan belahan yang pelapisnya mengarah keluar, atau belahan yang memakai serip, letak lobang kancing membujur.
Teknik membuatnya:
a. Jelujur garis tengah muka dan tentukan jarak atau tempat lobang kancing.
b. Memberi tanda pada tempat yang akan dilobangi, ukurannya dilebihkan 0,5 mm dari garis tengah kancing, agar kancing leluasa keluar masuk. Kemudian tanda tadi dilobangi dengan gunting yang tajam dengan pendedel, lalu dijelujur rapat disekeliling lobang kancing untuk penahan.
c. Kemudian lobang kancing dijahit dengan tusuk rumah kancing
 Rumah kancing ini ada 3 macam yaitu rumah kancing biasa, rumah kancing possepoile dan rumah kancing sengkelit. rumah kancing biasa dapat dibuat dengan tangan yaitu dengan menggunakan teknik rumah kancing atau dengan tusuk festoon, biasanya digunakan untuk blus wanita, kemeja, atau busana anak-anak.

1) Rumah Kancing Biasa
 Rumah kancing biasa, dibuat dengan mesin caranya sebagai beikut :
a). Menggunakan mesin biasa dengan tusukan lurus, caranya dengan memasangkan alat pada mesin yang membuat tusuk zig-zag adalah gerakan alat yang bergerak kearah kiri dan kanan. Sementara tusukan mesin tetap lurus sehingga hasilnya menjadi zig-zag.
b). Menggunakan mesin jahit khusus, lobang kancing ini banyak dipergunakan untuk membuat rumah kancing pada industri pakaian jadi (garmen).
c). Menggunakan mesin serbaguna, bila memakai mesin serbaguna dengan cara menyetel setikan pada setikan zig-zag atau memasangkan alat (suku cadang khusus) atau mengikuti teknik dari mesin tersebut, karena mesin serbaguna banyak sekali merek dan spesifikasinya. Untuk melobanginya dengan bantuan tusukan jarum pentul pada kedua ujung lobang kancing, lalu digunting dengan ujung gunting atau pendedel sampai batas ukuran lobang kancing. Fungsi jarum pentul disini agar tidak robek melebihi ukuran lobang kancing.

2) Rumah Kancing Passpoille (Kumai Serong)
 Rumah kancing pass poile biasanya dipakai untuk belahan busana kerja wanita dan pria, atau untuk busana yang terbuat dari bahan-bahan yang agak tebal seperti polyester, wool atau bahan campuran. Lebar bis lobang kancing berkisar antara 0,4-0,5 cm, bis dibuat dari bahan yang sama dengan memakai bahan serong.
Teknik menjahit nya:
a) Beri tanda rumah kancing dan dempetkan kumai serong tepat di atas tanda dengan posisi bagian baik pakaian keatas, dempetkan kumai serong bagian baik menghadap bagian baik busana sesuai dengan ukuran panjang lobang kancing (garis tengah kancing) dan ditambah 3cm.
b) Pindahkan tanda panjang dan lebar lobang kancing kebahan busana.
c) Jelujur dan jahit mesin sisi sebelah atas dan sisi sebelah bawah belahan.
d) Gunting garis tengah belahan dengan cara menggunting garis-garis tengah mulai dari tengah sampai 0,8 cm sebelum ujung sampai kedua ujung dan dari sini di gunting arah diagonal menuju sudut.
e) Balikkan bis kebahagian dalam pakaian dan rapikan lebar bis, lalu rapatkan belahan dengan tusuk balut.
f) Jahitkan guntingan sudut segitiga pada bagian dalam pakaian lalu di stik mesin garis lebar bis pada kedua sisinya dari bahagian luar pakaian.
g) Gunting celahan pada lapisan belahan bagian dalam pakaian sama lebar dengan lebar lobang kancing, kemudian jahit dengan tusuk balut

3) Rumah Kancing Sengkelit
 Rumah kancing sengkelit yaitu rumah kancing yang di buat dari kain serong berbentuk pipa. Rumah kancing ini di buat untuk pakaian kebaya terbuat dari bahan renda seperti bahan brokad dan pada belahan yang dilapisi menurut bentuk yang digunakan pada tengah muka atau tengah belakang blus atau gaun dan pada ujung lengan. Kancing yang digunakan paling baik adalah kancing bulat atau kancing bola (ball buttons).
 Rumah kancing sengkelit juga dapat di gunakan sebagai variasi atau hiasan, baik diujung lengan, kerah saku, maupun tengah muka seperti yang sering terdapat pada pakaian orang cina. Rumah kancing ini dibuat sebelum belahan pakaian diselesaikan karena pipa dipasangkan di antara lapisan belahan. Langkah kerja adalah sebagai berikut:
a). Gunting kain serong dengan ukuran lebar 1,5 cm dan panjang sesuai dengan keinginan.
b). Lipat dua lebar kain serong dengan bagian buruk kain berada sebelah atas dan jahit mesin lebar pipa 0,3 s.d 0,5 cm.
c). Pasangkan benang yang besar pada jarum tangan.
d). Tusukkan jarum pada salah satu ujung pipa sampai ujung terakhir (untuk membalikkan pipa).
e). Tarik jarum dan benang sehingga seluruh pipa dibalikan pada bahagian baik kain.
 Membentuk sengkelit pipa memakai tali. Cara mengerjakan:
(1) Gunting kain serong dengan ukuran lebar diameter tali ditambah 2,5 cm.
(2) Potong tali dengan ukuran panjang dua kali panjang kain serong.
(3) Lipat dua lebar kain serong dengan bagian buruk kain berada sebelah atas.
(4) Masukkan tali diantara kain serong dan jahit mesin dengan menggunakan sepatu jahit khusus untuk menjahit tutup tarik
(5) Rapikan dan kecilkan tiras.
(6) Tarik ujung tali sehingga semua pipa dibalikkan pada bagian baik kain
 Memasangkan sengkelit pipa pada belahan. Cara mengerjakan:
1) Buat dua buah garis paralel pada kertas pertama 0,6 cm dari pinggir dan kedua sama dengan ukuran diameter kancing.
2) Buat dua buah garis melintang dengan ukuran sama dengan diameter kancing.
3) Letakkan pipa pada garis parallel, kemudian pentul pada kedua garis melintang untuk menentukan panjang pipa dan beri tanda.
4) Potong pipa sesuai dengan tanda panjang yang sudah ditentukan, dan sejumlah yang dibutuhkan.
5) Buat tanda tempat pemasangan pipa pada belahan pakaian.
 Pemasangan pipa ada yang rapat atau tidak berjarak antara pipa yang pertama dengan pipa yang lainnya dan ada yang diberi jarak.
6) Letakkan pipa pada tempat yang sudah diberi tanda dan jahit dengan mesin pada tanda garis tengah belahan.
7) Dempetkan bagian baik lapisan belahan diatas pipa dan jahit dengan mesin pada tanda garis tengah belahan.
8) Bukakan kampuhnya dan pres.
9) Balikkan lapisan kearah bagian dalam pakaian, dan jahit mesin garis sambungannya.
10) Jahitkan pinggiran dalam lapisan dengan tusuk sum pada pakaian.

0 komentar:

Posting Komentar