. . . . . .

Pemasangan Lengan Pada Busana



Pemasangan Lengan
 Desain lengan ada bermacam-macam seperti lengan licin, lengan kop, lengan poff, lengan kop poff, lengan reglan dan sebagainya. Teknik pemasangan setiap jenis lengan ini juga berbeda disesuaikan dengan model dan bentuknya, secara prinsip ada 3 bentuk lengan :
1) Lengan yang dijahitkan pada lingkar kerung lengan.
2) Lengan reglan yaitu lengan yang dijahitkan dari garis leher menuju ketiak.
3) Lengan setali adalah lengan yang  menyatu dengan badan.

A) Lengan Licin yaitu lengan yang bentuk lingkar kerung lengannya licin, yang ada hanya kerutan semu pada lengan yang tujuannya agar pemasangan lengan tidak kaku dan enak dipakai, terutama pada puncak lengan. Cara pemasangannya adalah sebagai berikut:
1) Siapkan badan yang sudah dijahit garis bahu dan garis sisi.
2) Jahit puncak kerung lengan dengan setikan jarang dua lajur, garis pola terletak diantara setikan, dengan jarak antara setikan 0,5 cm.
3) Jahit sisi lengan
4) Ukur lingkar kerung lengan badan dan samakan dengan ukuran lingkar kerung lengan pada lengan.
5) Pasangkan lengan, dengan posisi bagian baik badan menghadap bagian baik lengan dengan bantuan jarum pentul atau jelujuran dan posisikan garis bahu tepat pada titik puncak lengan. Jahit sekeliling lingkar kerung lengan pada garis kampuh.

B) Lengan Poff
 Lengan poff yaitu lengan yang mempunyai kerutan pada puncak lengan, lengan ini banyak dipakai oleh wanita dan anak-anak.
Cara pemasangannya adalah sebagai berikut :
1) Siapkan badan yang sudah dijahit garis bahu dan garis sisi.
2) Jahit puncak kerung lengan dengan setikan jarang dua lajur, garis pola terletak diantara setikan, dengan jarak antara setikan 0,5 cm. Lalu dikerut sesuai kebutuhan/desain
3) Jahit sisi lengan
4) Ukur lingkar kerung lengan badan dan samakan dengan ukuran lingkar kerung lengan pada lengan.
5) Pasangkan lengan, dengan posisi bagian baik badan menghadap bagian baik lengan dengan bantuan jarum pentul atau jelujuran dan posisikan garis bahu tepat pada titik puncak lengan. Jahit sekeliling lingkar kerung lengan pada garis kampuh.

C) Lengan Reglan adalah lengan yang tidak mempunyai lingkar kerung lengan tetapi mempunyai garis serong dari leher sampai ketiak (sisi badan) baik bentuk bagian muka maupun bagian belakang. Cara menjahitnya adalah :
1) Satukan badan muka dengan lengan muka
2) Satukan badan belakang dengan lengan belakang
3) Satukan sisi dari ujung lengan sampai batas bawah busana kiri dan kanan.

D) Lengan Setali adalah lengan yang tidak mempunyai lingkar kerung lengan. Lengan setali dibuat menyatu dengan badan, ada yang mempunyai garis bahu dari leher sampai panjang lengan atau tidak mempunyai garis bahu (garis bahu dibuat pada lipatan kain) Cara menjahitnya :
1) Satukan garis lengan bagian muka dengan bagian belakang baik sebelah kiri ataupun sebelah kanan kanan (untuk yang ada jahitan di bahu).
2) Jahit sisi lengan terus ke sisi badan dengan demikian lengan sudah dibentuk

0 komentar:

Posting Komentar